Guru Bahasa Inggris SMPSIT Darul Mukmin Karimun Wakili Karimun dan Kepri Dalam Lomba Nyanyi Solo Tingkat Nasional di Bandung
YDMK – Guru Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Darul Mukmin, Rian Agusta, berangkat ke Kota Bandung mewakili Kabupaten Karimun dan Provinsi Kepri, dalam lomba Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) tingkat nasional di Kota Bandung.
Ia akan bertanding dalam lomba menyanyi solo tingkat nasional yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 26 November 2025 hingga 28 November mendatang, di Universitas Pendidikan Indoensia (UPI) Bandung. Namun sebelumnya, Rian Agusta akan bergabung dengan rombongan PGRI Kabupaten Kota lainnya dari Kepri di Kota Tanjungpinang, sehingga dia telah berangkat pada Minggu pagi (23/11/2025) menuju Ibu Kota Provinsi Kepri, untuk menjalani Training Centre (TC) selama tiga hari.
Setelahnya, dia bersama rombongan akan dilepas oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk diberangkatkan menuju lokasi pertandingan di Kota Bandung pada 25 November 2025.
Sebelum berangkat, Rian Agusta telah melakukan berbagai persiapan mulai dari menjaga kondisi tubuh agar tetap fit, menjalani latihan atau olah vocal secara autodidak dan mengulang materi lagu yang dilombakan.
Pada dasarnya lanjut Rian Agusta, menyanyi adalah hobinya sejak kecil, sehingga tidak memandang apa profesi atau latar belakangnya maka dia akan tetap menjadikan bernyanyi sebagai sebuah kegemaran.
Guru Bahasa Inggris di SMPIT Darul Mukmin ini menyebutkan, lagu yang dilombakan masih tetap sama saat Porsenijar tingkat Provinsi Kepri. Sehingga saat berangkat kerja ke sekolah ditengah perjalanan ia akan bernyanyi-nyanyi kecil sambil mengendarai sepeda motor, kemudian saat jam istirahat ataupun jam pulang sekolah dia menyempatkan diri untuk bernyanyi sambil olah vocal.
“Lagunya masih sama seperti saat lomba di tingkat Provinsi. Sehingga saat tampil di Kota Bandung nanti, saya akan membawakan lagu wajib berjudul Rumah Kita milik grup band Godbless, dan satu bebas milik almarhum Crisye dengan judul Cintaku,” kta Rian Agusta, Minggu (23/11/2025).
Untuk mematangkan persiapan, Rian Agusta tak kenal lelah melakukan latihan secara mandiri dan rutin. Tidak jarang ia belajar tehnik vocal dari video youtube. Bahkan saat hari libur ia mengisi waktu dengan menyanyi dan berlatih dua judul lagu tersebut.
Karena tidak ada guru yang membimbing dan mengajarinya menyanyi, Rian Agusta pun terpaksa hanya mengandalkan insting atau feeling, kemudian melakukan koreksi sendiri berdasarkan referensi dari internet, sehingga dia bisa mengetahui seperti apa teknik vocalnya, dan tinggal mempraktekkan ilmu yang didapat dari youtube.
Meski sudah melakukan persiapan, namun Rian Agusta mengaku masih tetap membutuhkan koreksi dan ada beberapa pertanyaan yang akan disampaikan di Provinsi saat TC.
Terkait dewan juri di tingkat Nasinal, Rian Agusta belum mengetahui siapa yang akan melakukan penilaian saat ia tampil.
Sedangkan target dalam keikutsertaannya di tingkat nasional, Rian Agusta mengaku yang terpenting tampil dan menyanyi dengan bersih tanpa ada kendala, karena jika sudah seperti itu hasilnya nanti akan beriringan sebagaimana yang diharapkan.
“Yang terpenting saat memulai awal dalam menyanyi harus dengan baik dan benar, kalau sudah bagus insyaallah sampai selesai akan seperti itu, tapi kalau saat awalnya saja sudah kena atau ada yang mengganjal, misalnya nada atau suaranya tidak keluar, maka itu pasti akan jadi penilaian juri juga nantinya,” ungkap Rian Agusta.
Sebelumnya, Rian Agusta telah mengikuti lomba Porsenijar tingkat Provinsi Kepri yang digelar PGRI Kepri di Kota Tanjungpinang pada 1 Kotober 2025 hingga 3 Oktober 2025, di Gedung Guru Tanjungpinang.
Sebelum sampai ke titik keberhasilan saat ini dan menuju tingkat nasional, Rian Agusta telah lebih dulu mengikuti lomba ditingkat Kecamatan dan Kabupaten Karimun.
